Questo sito utilizza/non utilizza cookie per inviarti pubblicità e servizi in linea con le tue preferenze e cookie di terze parti. Se vuoi saperne di più o negare il consenso a tutti o ad alcuni cookie clicca qui. Chiudendo questo banner, scorrendo questa pagina
 o cliccando qualunque suo elemento acconsenti all’uso dei cookie.

Mon03302020

Last update

Biografi Walisongo: Maulana Malik Ibrahim

Biografi Walisongo: Maulana Malik Ibrahim

Walisongo yang dikenal sebagai tokoh penyebar kepercayaan Islam dalam Nusantara khususnya di zona Jawa dalam abad di 14. Karet tokoh tersebut tinggal di wilayah krusial di bingkai pantai Utara dari pulau Jawa. Lokasi Jawa barat berada pada Cirebon, wilayah Jawa tengah berada dalam Kudus, Muria, Demak dan wilayah Jawa timur beruang di Lamongan, Gresik, Surabaya dan tuban. Sejarah Walisongo ini masih tetap dalam sebarkan di anak cucu mencapai berbatas hari tersebut.

 

Berikut ini biografi Walisongo dari beberapa nama dari Walisongo beserta peranannya dalam menyerukan agama Agama islam di Nusantara. Yang baru adalah sunan Gresik / Maulana Malik Ibrahim yang di lahirkan. Di Kamboja Campa. Memfilter beliau merupakan seorang ustaz besar yang bernama Barakat Zainul bumi di maghrib. Maulana Malik Ibrahim dikenal sebagai sebagai syekh Maghribi / sunan Gresik atau makhdum Ibrahim Al samarqandi. Selain itu manusia Jawa umumnya memanggil serupa asmaraqandi.

 

Maulana Malik Ibrahim ini adalah salah satu orang-orang yang baru menyebarluaskan pegangan Islam khususnya di darat Jawa. Beliau merupakan wali yang superior dibandingkan dengan Walisongo yang lainnya. Sira ditemani per beberapa pekan dan sahabatnya yang visibel untuk pertama kalinya dalam desa sembolo. Dimana masa ini bernama dukuh laren pada kecamatan Manyar yang berada di 9 kilometer mulai Utara puri Gresik.

 

https://sekolahnesia.com/biografi-walisongo/ berikut masuk ke tanah Jawa, beliau menetap di champa dimana dalam sebutkan dalam sebuah rekaan sebagai negri cermin / chermain tengah 13 tahun. Maulana Raja Ibrahim menikahi seorang gadis raja serta memiliki 2 putra ialah Sunan Ampel atau Raden Rahmat & Raden santri atau Rasyid Ali murtadha. Setelah beliau merasa sempurna untuk berdakwah di nusantara, kemudian beliau berhijrah di pulau Jawa tepatnya dalam Gresik.

 

Sehabis beliau terlihat di metropolitan Gresik maka beliau menabalkan tempat di desa laren. Di zona laren itulah pada tahun 801 H atau 1329 M, kemudian beliau melaksanakan misi berdakwah nya tentang ajaran kepercayaan Islam. Disamping itu, sira membuka bisnis toko pada desa romo yang berpunya di 3 km yang berada dalam sebelah barat dari metropolitan Gresik. Lantas beliau mempromosikan barang-barang yang dibawanya. Beliau terdapat pada salah satu ilustrasi Walisongo yang bisa member lihat daripada sekian para wali songo.