Questo sito utilizza/non utilizza cookie per inviarti pubblicità e servizi in linea con le tue preferenze e cookie di terze parti. Se vuoi saperne di più o negare il consenso a tutti o ad alcuni cookie clicca qui. Chiudendo questo banner, scorrendo questa pagina
 o cliccando qualunque suo elemento acconsenti all’uso dei cookie.

Wed10212020

Last update

Tips Saat Akan Membeli Burung

Tips Saat Akan Membeli Burung

Memelihara burung kicau tentu saja terdapat beberapa resiko penyakit yang dapat saja menyerang burung kicau kalian. Berjenis-jenis ragam penyakit tersebut disebabkan oleh jamur. Seandainya burung kalian telah terkena jamur maka ada kemungkinan bunyi burung kicau yang dihasilkan akan kurang maksimal.

 

Jadi dapat dikatakan bahwa jamur ini yakni sumber penyakit yang wajib diatasi sebab dapat menyebabkan pelbagai variasi penyakit. Lebih-lebih lagi di Indonesia yang mempunyai iklim tropis namun lembab. Dengan keadaan yang seperti itu tentu saja akan lebih mudah bagi jamur untuk berkembang dengan benar-benar leluasa.

 

Adapun beberapa penyakit yang timbul dikarenakan jamur seperti terganggunya sistem pernafasan dari burung sehingga berdampak burung sesak nafas. Kemudian kondisi seperti itu juga menyebabkan keadaan bunyi burung menjadi serak sehingga memberi pengaruh suara burung kicau yang dibuat dan juga menyebabkan suara burung menjadi mengecil. Jika keadaan semacam ini kalian biarkan saja dan berlangsung cukup lama karenanya bisa mengakibatkan infeksi terhadap cara pernapasan burung kicau kalian.

 

Kecuali dilema pada saluran pernafasan ada problem lain yang timbul pengaruh dari munculnya jamur ini salah satunya adalah sistem pencernaan menjadi terganggu. Maka ini bisa menyebabkan keadaan seperti kotoran burung menjadi mencret dan juga tidak normal. Dimana situasi semacam itu berimbas pada metode metabolisme tubuh yang berjalan dengan tidak maksimal.

 

Jadi bisa dikatakan sekiranya kalian siap memelihara burung karenanya kalian patut siap mengerjakan perawatan secara maksimal terhadap burung kicau tersebut. Adapun beberapa tempat yang berpotensi memicu timbulnya jamur seperti sangkar burung, tangkringan burung, tempat penyimpanan burung dan juga kerodong kandang.

 

Daerah dari itu untuk mencegah munculnya jamur, usahakan untuk rutin mencuci kandang dengan bersih selama 1 minggu sekali dan juga jangan lupa jemur di bawah sinar matahari minimal 30 menit. Jangan lupa semprot dengan memakai cairan anti jamur sesudah kalian mencuci sangkar hal yang demikian.

 

Kemudian untuk tangkringan burung dimana tempat yang satu ini cukup besar mempunyai resiko menyebabkan jamur pada burung. Untuk mencegahnya kalian hanya perlu mencuci tangkringan selama 3 hari sekali dan jangan lupa untuk menggantinya dengan yang baru selama 2 bulan sekali.

 

Kemudian untuk daerah penyimpanan burung usahakan jangan dekil dan lembab. Kemudian observasi juga masalah peredaran udaranya, usahakan ruang penyimpanan memiliki peredaran yang bagus. Sekiranya yang dekil dan juga lembab dapat menyebabkan tumbuhnya jamur dengan pesat.

 

Untuk kerodong kandang jangan lupa untuk mencucinya sebanyak 1 kali dalam seminggu. Jadi itulah sebagian sistem yang bisa dijalankan untuk mencegah tumbuhnya jamur. Kalau sudah terkena jamur maka banyak penyakit yang muncul dan bisa berakibat pada suara burung kicau yang sungguh-sungguh kurang maksimal tentunya.