Questo sito utilizza/non utilizza cookie per inviarti pubblicità e servizi in linea con le tue preferenze e cookie di terze parti. Se vuoi saperne di più o negare il consenso a tutti o ad alcuni cookie clicca qui. Chiudendo questo banner, scorrendo questa pagina
 o cliccando qualunque suo elemento acconsenti all’uso dei cookie.

Tue10202020

Last update

Jenis2 Porifera

Jenis2 Porifera

Menyerupai yang kalian tahu, Kingdom Hewan / Kingdom Animalia terdiri daripada 2 keluarga besar. Group pertama ialah kelompok Vertebrata yang cirinya memiliki rangka belakang. Spesies kelompok ini memiliki 5 kelompok yang lebih mungil lagi. Nah, kelompok yang kedua merupakan kelompok invertebrata adalah jenis kelompok satwa yang tidak punya tulang belakang. Bentuknya beragam,, ada yang lunak, siap yang kakinya berbuku-buku atau ada yang tubuhnya berpori pori yang disebut porifera. Invertebrata tunggal memiliki 8 jenis filum yang berbeda-beda tergantung mulai bagaimana tokoh hewan tersebut. Kali ini, kalian akan membahas beberapa filum yang perlu Anda tahu lebih lanjut. Lalu ialah daftarnya.

 

Yang baru ialah porifera. Hewan species ini punya lubang-lubang lagak pada tubuhnya yang bisa dilewati per air. Filum ini merupakan makhluk multisel yang paling dasar & pertama. Lazimnya ditemukan di air, rutin di larutan laut. Untuk klasifikasi porifera sendiri terdiri dari 3 kelas ialah Calcarea, Hexactinellida, dan Demospongiae.

 

Yang kedua adalah Coelenterata. Diambil mulai bahasa Yunani, Coilos yang artinya lubang dan enteron yang berarti usus. Coelenterata sendiri ialah hewan yang memiliki uci-uci berongga. Terdiri dari 3 kelas, yaitu Hydrozoa, Scyphozoa dan Anthozoa. Contoh terkenalnya adalah ubur-ubur

 

Filum ketiga ialah filum Platyhelminthes. Nama filum tersebut diambil mulai bahasa Yunani, yaitu Platys yang berisi pipih serta helminthes yang artinya cacing pipih. Namanya seorang diri menggambarkan sosoknya yang memang berupa cacing pipih. Filum ini terbagi oleh sebab itu 3 perenggan yaitu Turbellaria, Cestoda & Trematoda.

 

Filum yang keempat yaitu Filun Nemathelmintes. Nema sendiri diambil dari norma Yunani, Nemathos artinya ialah benang. Maka Nemathelmintes berarti cacing benang. Bentuk tubuhnya ialah silindris serta bersegmen. Klasifikasinya otonom terdiri daripada Nematoda serta juga Nematophora.

 

Di urutan kelima adalah filum Annelida. Namanya berisi dari 2 kata mulai bahasa Latin, Annulus yang artinya merupakan cincin. Annelida sendiri adalah nama filum bagi cacing pipih yang tubuhnya memiliki ruas-ruas layaknya cincin. Terdiri daripada tiga famili yaitu Famili Polychaeta, Oligochaeta, serta Hirudinae.

 

Filum publikasi enam adalah filum Mollusca. Dari tata susila latin Molluscus yang artinya lunak. Daripada artinya selalu, sudah mengkritik bagaimana paham hewan itu. Hewan ini bertubuh ranum, terkadang siap bercangkang bahkan tidak. Berisi dari lima kelas, ialah kelas Polyplacophora, Gastropoda, Bivalvia, Schapoda & Chepalopoda. Tiruan terkenal merupakan cumi, tutut, dan lokan.

 

Filum ketujuh adalah filum Arthropoda, tersusun dari dua kata adalah Arthron yaitu ruas serta podos yang berarti suku. Ciri khasnya adalah punya kaki yang berbuku-buku. Siap 5 mutu di filum ini yakni Crustacea, Chilopoda, Diplopoda, Arachnoida, dan Insecta.

 

Filum yang terakhir adalah Echinodermata. Daripada kata Echinos yang berguna duri dan derma yang artinya kulit. Berarti, fauna ini memiliki kulit yang berduri. Klasifikasinya terdiri daripada Ophiuroidea, Holothuroidea, Crinoide, Echinoidea dan Asteroidea.

 

Nah, itulah tadi taklimat 8 filum invertebrata sedari pengertian & klasifikasi porifera hingga echinodermata. Untuk filum Chordata, dengan kita bahas di putaran yang lain akur. Tetap semangat belajar.